Tips Mengembangkan Usaha Kuliner

Tips Mengembangkan Usaha Kuliner Banyak orang yang membuka usaha kuliner tanpa strategi dan cenderung hanya bermodalkan nekat untuk memulai usaha kulinernya, tidak sedikit yang mengalami kegagalan atau gulung tikar di bulan ke 2 mereka membuka usaha kuliner. Banyak faktor yang menunjang usaha kuliner itu bisa berjalan dengan baik dan membuat pelanggan kembali ke usaha Kuliner…


Tips Mengembangkan Usaha Kuliner

Banyak orang yang membuka usaha kuliner tanpa strategi dan cenderung hanya bermodalkan nekat untuk memulai usaha kulinernya, tidak sedikit yang mengalami kegagalan atau gulung tikar di bulan ke 2 mereka membuka usaha kuliner. Banyak faktor yang menunjang usaha kuliner itu bisa berjalan dengan baik dan membuat pelanggan kembali ke usaha Kuliner anda.

Berikut tips mengembangkan usaha kuliner :

 

#1 Survei Pasar dan Tentukan Diferensiasi
Survei pasar adalah langkah yang perlu Anda lakukan, tertutama jika Anda akan memulai bisnis kuliner. Suvei pasar bertujuan untuk mengetahui target pasar Anda, persaingan di bisnis dan keunikan dari masing-masing pesaing. Anda dapat menggunakan informasi dari Google dan forum. Beberapa waktu belakangan ini banyak pemiliki bisnis kuliner yang bernuansa khusus dan menjadi tempat nongkongnya anak-anak komunitas. Selain itu temukan dan/atau ciptakan faktor “diferensiasi”. Diferensiasi adalah keunikan atau alasan yang membuat orang harus datang dan makan di rumah makan milik Anda.

#2 Lokasi
Setelah Anda mendapat target pembeli dan diferensiasinya, saatnya memilih lokasi usaha. Pilihlah lokasi yang strategis, dekat dengan perkantoran, sekolah, perguruan tinggi, di dalam mall yang ramai atau di tengah kota. Penentuan lokasi sangat mempengaruhi masa depan bisnis kuliner yang Anda jalankan. Selain itu cek sekitar lokasi tersebut, apakah ada pesaing yang cukup berat?

#3 Desain
Ada beberapa pemilik bisnis kuliner dan tempat makan, yang mendesain rumah makannya dengan mewah. Sebenarnya apakah perlu desain mewah dalam membuat rumah makan? Jawabannya tergantung dari pasar yang dituju. Hal yang paling penting adalah: jagan pelit colokan listrik, pastikan internet dan wifi selalu aktif dan kencang, tempat nyaman dan musik tidak berisik.

#4 Menu
Menu pilihan makanan dan minuman seharusnya disesuaikan dengan pasar yang dituju. Apakah Anda sering datang ke sebuah rumah makan dan memesan menu yang hanya itu-itu saja? Padahal rumah makan tersebut memiliki banyak sekali pilihan makanan? Biasanya orang atau pengunjung mau cari aman dengan memesan makanan yang sudah dia tahu atau tanya menu paling favorit. Anda dapat memanfaatkan menu sebagai media promosi, contoh : beri beberapa gambar makanan pada menu Anda dan beri promo spesial pada makanan baru.

#5 Promosi
Terkahir jangan pernah pelit untuk promosi. Anda dapat menggunakan promosi di media cetak : koran, majalah dan membagi-bagi selebaran (bahasa keren: flyering ) dan menggunakan media sosial seperti Facebook, Twitter dan Instagram. Anda juga dapat mengundang food blogger, reporter dan orang-orang yang berpengaruh di target pasar Anda, untuk datang dan memberikan komentar mengenai masakan Anda. Contoh : jika Anda menyasar target pasar komunitas motor, mungkin Anda dapat mengundang pimpinan komunitas untuk mencoba masakan Anda.

Bonus: #6 Jangan Pasrah, tetapi Tekun
5 cara di atas adalah cara-cara umum mengembangkan bisnis kuliner dan tempat makan. Mungkin Anda juga sudah pernah dengar beberapa tips sebelumnya. Agar Anda dapat sukses menjalankannya Anda perlu menjadi orang yang kreatif, tekun dan mau belajar. Apakah Anda pernah mendengar sosok Merry Riana? Beliau adalah seorang entrepreneur sukses yang sangat tekun dalam menjalani pekerjannya.

Sekarang anda bisa membuka usaha Kuliner dengan tips yang kami bagikan, semoga usaha kuliner yang kalian buka dan rintis bisa berujung manis.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *